Loading

Belajar Mencintai Seseorang Yg Tdk Sempurna Dgn Cara Yg Sempurna

Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adaah kesempatan.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Adasuatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil" Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak... Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan. Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna
hai. . .

.aduw guys,,
.skt plu ne...
.huhuhu,,


zwani.com myspace graphic comments
Myspace Thank You Graphics



.bkin ribt ne,,
.ahhhh.

Rahasia Wanita Saat CowoK Menembak Cewek

Dibalik Jawaban Rahasia Wanita Saat CowoK Menembak Cewek


Cowok adalah sosok mahluk yang diciptakan untuk selalu optimis. Termasuk masalah jodoh dalam rangka ngedapetin pasangan hidup. Mungkin cerita-cerita di bawah ini bisa jadi bahan pemikiran buat cowok-cowok yang mo ngomong sama si cewek yang udah lama diincer. Yang penting... diingetin aja kalo cowok harus selalu optimis. OK.

============ ========= ========= ====

Roni: "Aku suka sama kamu, Rin .... Aku pengin kamu jadi pacarku."
Rina: (Malu-malu) "Aku juga suka sama kamu, Ron".

Artinya - Jelas si Rina suka sama si Roni, sampe ngomong terus terang gitu.
------------ --------- --------- ----

Hendro: "Nov, Aku bener-bener suka sama kamu. Aku pengin kita bisa jalan bareng".
Novi : "Kaya'nya kita lebih baik temenan aja,dech. Kita khan udah lama temenan".

Artinya - Novi pun sebenarnya suka sama si Hendro. Staus "teman" hanya buat alasan aja buat si Novi biar bisa deket terus sama si Hendro.
------------ --------- --------- ----

Andri: "Aku ngerasa cocok jalan sama kamu. Mau ngga' jadi pacarku, Wen ?"
Wenny: Jangan sekarang deh .... Aku pengin konsentrasi study-ku dulu

Artinya - Wenny suka sama si Andri, jawaban yang nggantung dan ngambang kaya' gitu maksudnya biar Andri penasaran dan tetep "stay around" si Wenny. Dengan gitu khan mereka bisa tetep deket. Andaikan si Wenny nggak suka, pasti ngomong terus terang sama Andri.
------------ --------- --------- ----

Roy : "Kamu cakep dech, Lia ... Aku pengin pacaran sama kamu ....
Lia: "Terus terang ya, Roy ... Aku nggak suka sama kamu. Aku benci sama kamu. Kamu Egois, Kamu bau, Kamu urakan, Kamu cowok males ! Pokoknya aku benciii sama kamu !!!

Artinya - Perhatian Lia gedhe sama Budi. Lia tau semua sifat-sifat Roy , sampe baunya segala. Ngga' banyak cewek yang perhatian kaya' gitu. Dan sangat mungkin itu artinya Lia aslinya suka sama Roy.
------------ --------- --------- ----

Indra: Aku udah lama merhatiin kamu, Yen ... Aku suka en sayang banget sama kamu ...
Yenni: (Tertawa lepas) Haa..ha..uahaaa. .ha.. Lucu kamu, Dra !

Artinya - Betapa gembiranya Yenni mendengar ucapan Indra. Ekspresi tawa bahagia tiada tara . Jelas banget si Yenni suka sama sama si Indra, sampe dibilang kalo Indra lucu segala.
------------ --------- --------- ----

Yanto: Ria, ...Mau ngga' jadi pacarku ?
Ria: Plak !! Plak !! (Ria "menyentuh" pipi si Yanto)

Artinya - Yanto spesial buat Ria. "Sentuhan" tangan Ria ke pipi Yanto (sampe 2 X bahkan, ninggalin bekas merah lagi) adalah sentuhan yang ngga' semua cowok bisa ngerasain. Peluang besar buat Yanto bahwa Ria suka sama dia.
------------ --------- --------- ----

Bimo: Win, Wina ... Aku suka banget sama kamu. Pacaran Yuk ...
Wina: Jancuk !! Aku iki lanang, Mo ! Aku koncomu, WinaRNO !!! Eling , Mo ....eling ... Aku WinaRNO..!!

Artinya - Wina seneng sama Bimo. Masa' sampe ngaku-ngaku cowok segala. Ngotot lagi..! Wina ngaku cowok khan biar selalu bisa santai dan deket sama Bimo.
============ ========= ========= ====

Jadi jawaban apapun yang nantinya diberikan sama si cewek,... peluang selalu ada dan ngga' pernah ketutup. So .. Tetap Semangat. :p hueuehuehuehuehu

Tips Selalu Nyaman Beraktifitas Olahraga

Olah raga merupakan aktivitas yang dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat dan bugar. Tapi, tahukah Anda bila tidak berhati-hati, aktivitas ini juga bisa ‘mengancam’ kesehatan Anda? Memperhatikan kenyamanan saat berolah raga adalah salah satu faktor aktivitas olah raga Anda memperoleh hasil yang maksimal. Berikut ini Tips nyaman beraktifitas olahraga:
Tips Selalu Nyaman Beraktifitas Olahraga

1. Kostum Yang Benar. Pilihlah pakaian olahraga yang nyaman dan pas di badan. Bahan yang ringan dan menyerap keringat akan membuat Anda leluasa berolahraga. Pilih kostum yang sesuai dengan fungsu dan aktifitas -jangan salah kostum- misalnya ketika akan melakukan olahraga biking, pilih kaos yang dikombinasikan dengan celana pendek serta sepatu sepeda atau sebaliknya, ketika akan beraktifitas jogging di lokasi outdoor hindari kostum senam. Sehingga walaupun Anda berkeringat, Anda akan tetap good looking!

2. Sepatu Yang Nyaman. Jangan sembarangan memlih sepatu. Selama berolahraga, telapak kaki dan kaki Anda bekerja keras menyangga tubuh. Sepatu yang cocok dengan jenis olah raga akan membuat Anda bebas bergerak dan mampu menghidarkan cedera.

3. Minum Cukup Cairan. Saat berolaraga, tubuh akan mengeluarkan cairan. Siapkan minuman setiap kali adakn berolah raga. Minumlah selama dan setelah berolahraga.

4. Bawa Handuk Sendiri. Biarpungym temapt Anda berlatih menyediakan handuk, biasakan membawa handuk sendiri. Dan cucilah secara rutin setiap selesai berlatih.

5. Jangan Malas Ganti. Meskipun berolah raga di ruangan ber-AC, tubuh Anda tetap berkeringat dan karena cenderung lembab. Ganti perlengkapan olahraga, termasuk kaus kaki setelah selesai berolah raga. Area tubuh yang lembab adalah temat favorit bakteri untuk berkembang biak.

6. Olah Raga = Fun. Ingin lebih leluasa saat berolah raga? Bagi yang bermasalah dengan penglihatan (mata minus dan plus) dan tetap ingin leluasa berolah raga, misalnya bagi Anda yang melakukan olahraga ‘keras’ sepert bersepeda downhill, sepak bola, futsal, pakai saja softlens. Dengan pengelihatan yang bebas, berolahraga pun akan lebih menyenangkan.

Tips Sukses Menembak Cewek Idaman

“Bagaimana kalau ditolak?”, “Jangan-jangan aku bukan laki-laki tipenya?”, “Gimana memulainya” atau “Bagaimana kalau dia ngomong ke teman-temannya, kalo semalam aku baru saja nembak dia?”. Namun bagaimana Anda tahu jawabannya kalau tidak dicoba? Berikut ini adalah Tips sukses yang bisa Anda jadikan referensi persiapan menembak cewek idaman Anda:

1. Tangkap Sinyal. Yang pertama harus Anda lakukan adalah mengenali sinyal dari si dia, positif maupun negatif. Setelah Anda mengenalnya sekian waktu, tentunya Anda bisa menangkap sinyal atau respon yang dia berikan terhadap perkenalan maupun di setiap perjumpaan yang Anda berdua lakukan. Apabila sekiranya responnya positif, seperti misalnya raut wajahnya senang ketika bertemu dengan Anda, merespon sms dari Anda, berinisiatif menelepon Anda pada suatu saat, meminta Anda untuk mengantarkannya ke suatu acara atau mengajak Anda ketemuan di resto tertentu, maka Anda boleh melanjutkan merealisasi mimpi Anda. Namun, kalau responnya negatife, seperti jarang merespon sms Anda, sering menolak diajak jalan atau menghindar bertemu dengan Anda, maka Anda berarti masih butuh waktu untuk melakukan pendekatan atau ekstrimnya, cari saja ‘sasaran tembak’ yang lain.link

2. Percaya Diri. Setelah Anda menangkap respon positif tersebut, maka segeralah untuk merencanakan penembakan. Modal awal yang perlu Anda miliki disini adalah rasa percaya diri. Karena dengan PD tersebut, Anda akan dapat tampil meyakinkan di hadapannya –tapi jangan terlalu over self confidence juga, karena bisa menjadi bumerang bagi Anda. Di lain sisi, cewek yang sudah mengharapkan untuk ditembak, akan sangat menantikan action dari Anda dan akan menganggap Anda sebagai seorang laki-laki yang tegas dan ‘berani’.

3. Pastikan Tempatnya. Tempat juga merupakan poin penting yang berperan pada kesuksesan Anda melakukan penembakan. Hindari tempat-tempat umum atau tempat-tempat gaduh. Cobalah untuk melakukan acara penembakan di tempat yang tenang –dan romantis- seperti di restoran, cafĂ© atau rumah cewek Anda. Hal ini akan lebih menunjukkan kesungguhan Anda kepadanya. Dan hal itulah yang akan menjadi salah satu pertimbangan utamanya untuk menerima atau menolak Anda.

4. Pastikan Waktunya. Usahakan untuk memilih waktu yang tepat untuk menyatakannya, seperti saat-saat ia sedang bersantai, saa ia sedang tidak menghadapi masalah (masalah kampus, masalah kantor, dsb). Pilih juga jam-jam tenang ketika Anda bermaksud menembaknya di rumahnya, biasanya antara pukul 19.00 – 21.00 WIB dan pastikan tidak ada teman lain pada saat itu. Alangkah lebih baik kalau menghindari hari sabtu malam (malam minggu) untuk menembak di rumahnya, hal ini untuk mengantisipasi ‘pesaing-pesaing (comptetitor)’ Anda yang mungkin juga tengah melakukan pendekatan pada si Dia.

5. Siapkan Kata-Kata Sakti. Siapkan kata yang paling tepat dan sesuai Dengan Anda sekaligus memberikan kesan lain ketika menyatakan cinta atau menembaknya. Kata-kata seperti “Aku Cinta Kamu” atau “Aku Suka Sama Kamu” mungkin sudah terlalu biasa dan klise, mungkin Anda perlu menciptakan kata-kata khas yang pas dengan Anda seperti, “Dian, aku pengin serius sama kamu”, “Luna, gimana kalau hubungan ini, kita bawa lebih serius?”, atau ”Hm..Aura, gimana kalau kita pacaran?”, dsb.

6. Sampaikan Alasan Kuat. Ketika Anda memulai melakukan penembakan, persiapkan jawaban dan alasan kuat ketika dia menanyakan “Kenapa harus aku?” atau “Hm..kamu yakin?”. Sampaikan alasan yang singkat, padat dan tidak bertele-tele. Misalnya sampaikan saja, “Jujur, saya bukan mau cari pacar, tapi calon istri” atau “Saya sudah cape dengan hubungan yang tidak ada arah, saya ingin hubungan yang serius” dan sejenisnya.

7. Kendalikan Emosi. Usai Anda menyampaikan ‘proposal’ Anda, beri ruang kepadanya untuk mempertimbangkannya, bisa 5 menit, 1 jam, 1 hari ataupun 1 minggu, karena mungkin dia akan meminta pertimbangan rekan-rekan atau mamanya tentang hubungan tersebut. Hal ini tidak jadi masalah, dan Anda jangan berusaha mendesaknya, karena kedewasaan Anda disini diuji. Sampaikan saja kalau Anda bersedia menunggu jawaban dari si dia, tapi jangan lupa sampaikan batasannya dengan kalimat santai dan senyuman, “Saya harap tidak terlalu lama, karena saya sangat menunggu kepastian kamu”.

Teman Tapi Mesra

Kayaknya kamu sering dengerin deh lagunya Ratu yang berjudul Teman Tapi Mesra. Seperti ini sebagian liriknya: �Cukuplah saja berteman denganku/ janganlah kau meminta lebih/ ku tak mungkin mencintaimu/ kita berteman saja/ teman tapi mesra��

Ehm, punya teman tuh emang asyik. Selain ada orang yang bisa diajak ngobrol dan saling membantu di kala saling membutuhkan, teman juga bisa menjadi tempat muara emosi kita. Ngobrol biasa mungkin sering. Tapi ngobrol yang lebih dalam, rasanya agak jarang dilakukan dengan seseorang yang sekadar teman biasa. Kita agak canggung. Itu sebabnya, kehadiran seorang sahabat karib yang bisa menjadi tempat muara emosi kita, sangat diharapkan.

Teman sejenis pun, cowok dengan cowok maupun cewek dengan cewek, sebenarnya bisa juga sangat akrab. Itu kalo di antara kita udah terjalin sikap saling percaya, saling memahami, dan saling menghargai. Mungkin bisa saja yang seperti ini dibilang mesra. Karena dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia arti kata mesra adalah lekat dan sangat erat.

Sobat muda muslim, cuma masalahnya, gimana kalo teman tapi mesra itu adalah antar lawan jenis. Wow, ini dia yang kudu jadi perhatian dan bikin kita jaga-jaga biar nggak kebablasan. Gimana pun juga, hubungan pria dan wanita pasti nimbulin perasaan-perasaan yang �lain�. Perasaan suka, sayang, cinta, termasuk cemburu kalo sang teman tapi mesra itu deket ama yang lain. Karena apa? Karena masing-masing merasa ingin memiliki lebih dari sekadar teman. Tul nggak? Seperti syair di awal lagu dari duo Ratu ini: �Aku punya teman/ teman sepermainan/ kemana pun dia pergi selalu ada aku/ dia manis dan juga baik hati/ tapi aku bingung ketika dia bilang cinta��

Inilah unik dan menariknya hubungan antar manusia. Dan harus diakui bahwa manusia tuh makhluk sosial, sehingga ia merasa kesepian kalo nggak ada teman. Padahal manusia bukan hanya terdiri dari sejenis. Itu sebabnya, dalam beberapa kondisi, komunikasi dengan lawan jenis untuk berbagai keperluan dalam melakukan kegiatan sehari-hari nyaris nggak bisa dihindari. Mungkin kita biasa bergaul dalam komunitas sejenis, tapi dalam beberapa kondisi kadang kita harus merambah ke luar komunitas kita, maka kita akan berhubungan dengan banyak pihak, termasuk dalam hal ini dengan lawan jenis.

Sebagai teman akrab atau sebagai sahabat, berteman dengan lawan jenis besar kemungkinan akan menjadi ajang curhat dan saling berbagi cerita mesra. Apalagi teman tapi mesra ini sangat mungkin hubungannya akan ditingkatkan menjadi �kekasih�. Bila itu yang terjadi, maka ketika kita curhat dengannya, kita jadi nggak ngerasa sedang ngobrol dengan teman biasa. Tapi dengan seorang kekasih hati, meski baru anggapan sepihak saja dari kita.

Dengan kenyataan seperti ini, cerita dan curhat kita akan semakin terasa bermakna. Pandangan dan pendapatnya yang disampaikan kepada kita sering membuat kita bertenaga. Hidup rasanya dapat tambahan darah segar. Nafas baru dan semangat menggelora. Rasa-rasanya dunia adalah milik kita, yang sedang dimabuk cinta dan dibakar api asmara (meski baru kita sendiri yang merasakannya alias geer�entah dirinya. Mungkin malah sebel). Kita jadi ngedadak �lupa diri�, dan kita menjadikan orang yang kita cintai sebagai dewi or pangeran pujaan hati. Kita bersedia berkorban dan menjadi bagian dari hidupnya. Sehari saja tak jumpa dan komunikasi, rasanya hati kita jadi dingin dan beku. Tapi, ketika rindu itu terpuaskan, dinding es yang kokoh menyelimuti hati kita pun perlahan mencair (suit..suit.. swiiw!)

Dari temen jadi demen
Pernah nonton sinetron �Dari Temen Jadi Demen� di sebuah stasiun televisi swasta? Yup, sinetron ini bercerita tentang kisah-kasih sepasang anak manusia. Benar kata pepatah jawa: �Witing tresno jalaran soko kulino�, bahasa nasionalnya: �Munculnya cinta, karena seringnya bertemu�. Hati-hati buat kamu yang sering ketemu dengan lawan jenisnya. Kalo berteman kan sering bertemu lho. Dan, bisa-bisa �pepatah� ini ada benarnya. Singkat kata, kamu jadi demen sama temen kamu. Huhuy!

Sobat muda muslim, gambaran di sinetron yang dibintangi oleh Jonathan Frizzi dan Wulan Guritno ini bisa jadi muncul dalam kisah nyata. Ya, kisah-kasih di antara kita. Bahkan sangat boleh jadi lho kalo cerita itu justru terinspirasi dari kejadian nyata. Tul nggak?

Saya pernah punya kawan yang mengalami kejadian begini. Doi bilang bahwa berteman itu memang mengasyikan, apalagi dengan lawan jenis. Untuk ukuran sesama jenis aja, berteman efektif untuk menumbuhkan kebersamaan, memupuk kasih sayang, bahkan kita saling mencintai. Tengok aja orang yang udah lengket sohiban. Kamu pastinya ngiri deh ngelihat di sekolahmu ada dua orang teman yang lengket bak perangko. Kemana-mana nyaris bareng. Mirip kisah Ujang dan Aceng yang pernah muncul di televisi dulu. Sohiban Ujang dan Aceng ini kebawa sampe mereka dewasa. Bener lho. Asyik banget kan punya teman yang seide dan seperasaan. Itu sebabnya, banyak orang yang kepengen banget punya teman sehidup-semati. Bahkan, teman ibarat cermin buat kita.

Eh, tapi berteman pun bisa berpotensi bikin kita berabe. Kok bisa sih? Iya, kalo berteman sejenis dengan akrab, ati-ati aja jangan sampe kecemplung jadi homoseks. Terus kalo kita berteman dengan lawan jenis, juga kudu taat syariat Islam. Waspada ya.

Nah, khusus ketika berteman dengan lawan jenis, karena selain menumbuhkan rasa kebersamaan, juga efektif memunculkan rasa simpati, selanjutnya empati, berikutnya mulai tumbuh benih-benih cinta di hati. Akhirnya, jatuh hati. Huhuy! Itu namanya bukan lagi temenan, tapi malah demenan. Malah pas lagi sakit pun kita bisa lupa diri kalo ada kekasih di samping kita. Jadinya, kata Wong Cerbon (orang Cirebon) DBD deh, Demam Bari Demenan (baca: demam sambil pacaran)

Sobat muda muslim, seperti kata pepatah lama, �Banyak jalan menuju Roma�, maka sekarang kita �plesetkan� jadi �banyak jalan menuju cinta�. Berteman, salah satu jalannya. Yup, karena cinta itu ibarat jelangkung; datang nggak dijemput, pulang nggak dianter. Diusir pun susyeh! (backsound: ehm.. bener nih?)

Jaga jarak aman
Berteman, bisa juga lho jadi jembatan menuju cinta. Jangan heran, sebab frekuensi bertemu dan berhubungan jadi sering banget. Sekadar basa-basi ngobrolin pelajaran sekolah, sampe janjian untuk nomat alias nonton hemat di bioskop. Kalo udah gitu, jadi bias deh definisi teman kalo dengan lawan jenis. Berteman apa pacaran? Berteman apa demenan? Nah lho.

Sobat muda muslim, memang nggak kerasa sih kalo kita udah merasa deket banget dengan teman lawan jenis kita. Tahu-tahu� eh, lengket bak perangko. Pokoknya, kalo kita udah biasa main bareng, makan bareng, dan ke sekolah pun bareng dengan teman lawan jenis, itu artinya alarm tanda bahaya udah berbunyi. Beware! Kamu bisa berabe.
Why? Yup, karena sangat boleh jadi kondisi ini bikin kamu ketagihan untuk terus berduaan dan konek terus dengan si doi. Nggak heran kan kalo kamu akhirnya bisa tidur bareng dengan lawan jenis kamu. Upss.. Amit-amit, jangan sampe deh!

Mungkin, di antara kamu juga ada yang interupsi van protes kalo temenen nggak identik dengan pacaran, dan tentunya nggak gitu-gitu amat sampe kudu tidur bareng.

Oke, kalo kamu punya argumentasi begitu. Tapi, apa ada yang ngejamin kalo udah berduaan bakalan aman dari perbuatan ini dan itu yang lebih �syerem�? Apa kamu dan temanmu berani jamin bisa tahan godaan kalo udah berduaan begitu? Jangan-jangan, susyeh tuh ngebedain mana sayang, suka, simpati, empati dengan nafsu liar. Lagian, banyak juga kok faktanya yang �begituan� justru karena udah saling mengenal. Hati-hati menggunakannya, eh, melakukannya. Gejlig!
Yup, seperti pernyataan dalam Hukum Coloumb yang membahas gaya elektrostatis (tarik menarik), hubungan cowok-cewek berpotensi untuk saling tertarik satu sama lain yang dibumbui perasaan cinta. Soalnya cowok ama cewek berbeda �muatan�, pasti saling tertarik. Karena bunyi Hukum Coloumb sendiri bahwa gaya tarik menarik antara dua buah benda (F) yang berlainan muatan (q1 dan q2) sebanding dengan konstanta (k) dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak keduanya (r). Semakin besar muatan kedua benda serta semakin pendek jaraknya, semakin besar pula gaya tarik menarik yang ditimbulkannya. Nah lho, kudu ekstra ati-ati deh.

Ketertarikan pria terhadap wanita atau sebaliknya dipengaruhi oleh �muatannya� (q), yaitu akumulasi dari faktor pendorong (q1) dan penarik (q2). Faktor pendorong berasal dari diri sendiri seperti rasa kagum, rasa suka, kesengsem, keblinger, kesepian, atau mungkin nafsu yang mengebu-gebu. Sedangkan faktor penarik berasal dari lawan jenis seperti rupa, harta, sikap, keturunan, kecerdasan dan sebagainya. Jika kedua faktor tesebut nilainya sama-sama besar, maka sudah pasti saling ketertarikan antara pria dan wanita akan bertambah besar pula.

Dalam kondisi sadar dan berada di bawah naungan rambu-rambu agama, hubungan-hubungan ini dapat melahirkan pertautan dua hati yang mengarah ke pernikahan. Ini tentu akan lebih utama lagi bila faktor pendorong semata-mata karena lillahi ta�ala dan faktor penarik berupa akhlak yang mulia atau ketaatan beribadah. Namun celakanya, dan tampaknya ini yang semakin merajalela, bahwa di luar kendali fenomena tarik-menarik antara pria dan wanita ini bisa pula mendorong timbulnya perzinahan seperti terjadinya penyelewengan, perselingkuhan, perkosaan, pelacuran, pelecehan seksual, dan bahkan seks bebas. (O. Solihin, Asmara Aktivis Dakwah, hlm. 29-32, mengutip penjelasan di www.isnet.org)

Jadi teman biasa aja
Berteman itu mubah alias boleh-boleh saja. Toh memang itu adalah bagian dari dinamika kehidupan kita sehari-hari. Kita akan bertemu dan berhubngan dengan lawan jenis. Di sekitar rumah, di sekolah, di tempat pengajian, di tempat kuliah, juga di tempat kerja. Semua akan kita temui. Hanya saja, kita kudu membedakan jenis dari masing-masing hubungan tersebut.

Kalo kamu gabung dengan organisasi remaja masjid, itu artinya kamu berteman dengan semua kalangan; laki-perempuan di organisasi itu. Tentunya, itu adalah teman kamu dalam pengajian. Di tempat kuliah or sekolah dan di kantor juga silakan berteman dengan lawan jenis. Asal� jaga jarak aman, dan tentunya nggak �spesial�. Cukup teman biasa. Kita berhubungan dan bergaul sebatas keperluan di masing-masing kondisi tersebut.

Sangat ditekankan untuk tidak saling curhat masalah pribadi. Berbahaya euy! Memang, cinta akan tumbuh saat masing-masing dari pelakunya membuka diri (apalagi kalo sampe membuka aurat�itu sih cinta berbalut nafsu liar). Jangan ada hubungan spesial kalo kamu nggak berniat untuk menikah. Meski tujuannya untuk menikah sekalipun, tetep aja ada aturan mainnya. Nggak liar. Apalagi sekadar berteman.

Nah, karena Allah Ta�ala tahu betul dengan karakter manusia (jelas dong, karena Allah adalah al-Khalik), maka ada aturan mainnya tuh hubungan di antara kedua makhluk ini. Allah Swt. telah mengajarkan kepada kita melalui firmanNya (yang artinya): �Katakanlah kepada wanita yang beriman: �Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya, (QS an-N�r [24]: 31)

Dalam ayat lain Allah Swt. Berfirman (yang artinya): �Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: �Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat�. (QS an-N�r [24]: 30)

Dengan begitu, kita kudu mampu untuk menjaga dan mempertahankan aturan main itu sebagai tameng dalam berteman dengan lawan jenis. Sebab, banyak juga di antara teman remaja yang ngakunya berteman, eh, buktinya malah pacaran. Bilangnya temenan, eh, malah demenan. Ngakunya teman, eh teman tapi mesra. Kata Bang Napi: Waspadalah!

Cinta Berlumur Noda

Gaswat! 97,05 persen mahasiswi di Yogyakarta sudah tidak perawan lagi. Wow, sungguh mencengangkan dan mengerikan mengetahui kehidupan seks mahasiswi di kota pelajar Yogyakarta. Benar. Suatu penelitian yang dilakukan oleh Lembaga Studi Cinta dan Kemanusiaan serta Pusat Pelatihan Bisnis dan Humaniora (LSCK PUSBIH) menunjukkan hampir 97,05 persen mahasiswi di Yogyakarta sudah hilang keperawanannya saat kuliah.

Seperti yang ditulis detik.com pada 2 Agustus 2002 lalu, bahwa yang lebih mengenaskan, semua responden mengaku melakukan hubungan seks tanpa ada paksaan. Semua dilakukan atas dasar suka sama suka dan adanya kebutuhan. Selain itu, ada sebagian responden mengaku melakukan hubungan seks dengan lebih dari satu pasangan dan tidak bersifat komersil. Wah, wah, wah.

Hal itu dikemukakan Direktur Eksekutif LSCK PUSBIH, Iip Wijayanto, kepada wartawan di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jl. Malioboro, Yogyakarta, Kamis (1/8/2002).

Menurut Iip, penelitian itu dilakukan selama 3 tahun mulai Juli 1999 hingga Juli 2002, dengan melibatkan sekitar 1.660 responden yang berasal dari 16 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di Yogya. Dari 1.660 responden itu, 97,05 persen mengaku sudah hilang keperawanannya saat kuliah.(detik.com, 2 Agustus 2002)
Sobat muda muslim, tentunya hal itu bukan kabar baik. Sebaliknya itu merupakan tamparan buat kita, kaum muslimin, khususnya yang berada di Yogyakarta. Bukan apa-apa, sangat boleh jadi yang melakukannya dan yang jadi korbannya adalah mahasiswi muslim. Maklum saja, jumlah umat Islam di negeri ini cukup banyak ketimbang jumlah umat lainnya. Andai dari 97,05 persen itu sekitar 60 persennya pelaku kebejatan itu adalah beragama Islam, maka hampir 1000 orang umat Islam dari 1660 yang disurvei adalah pelaku aktif maksiat jenis itu. Astaghfirullah...

Jadi jangan heran or jangan kaget, apalagi bingung setengah hidup. Karena sebenarnya itu baru di Yogyakarta. Masih ada Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, Surabaya, Makasar, dan kota besar lainnya yang barangkali bernasib sama. Jadi kebingungan kamu sebenarnya belum seberapa. Maklum saja, kemaksiatan saat ini bener-bener kompakan. Nggak cuma milik daerah tertentu aja. Boleh dibilang merata di mana-mana. Itu sebabnya, kita khawatirkan banget, jangan-jangan tetangga di lingkungan tempat tinggal kita malah pelaku seks bebas itu. Ih, naudzubillahi min dzalik.

Sobat muda muslim, terus terang kita prihatin dengan kondisi ini. Gimana nggak, kalo ternyata hasil survei itu benar-benar valid, maka kita pantas untuk khawatir. Kalo gitu susah juga nyari yang masih baik-baik ya? Wah, bisa berabe kan? Sebab, 97 banding 3. Jadi tiap 100 orang yang disurvei, hanya 3 yang masih 'bersegel', alias masih baik-baik dan selamat. Wuih, kebayang nggak sih betapa bingungnya kalo kita disuruh untuk milih yang masih baik-baik. Itu sih ibarat nyari jerami dalam tumpukan jarum, eh, nyari jarum dalam tumpukan jerami. Bisa keteteran.

Pengaruh globalisasi
Nggak salah lagi, yang patut ditunjuk hidung sebagai terdakwa dalam kasus ini adalah maraknya budaya bebas nilai alias permisivisme. Akibatnya, kalo dulu masyarakat kita masih malu-malu untuk berbuat asusila, tapi sekarang, yang namanya perbuatan merusak moral itu udah jadi tren. Pelakunya bahkan udah nggak merasa bersalah lagi. Lihat aja, lokalisasi judi kian marak dan berani, lokalisasi pelacuran apalagi, makin berani aja buka praktiknya. Dan orang-orang yang terlibat dalam kedua bisnis haram itu tidak merasa malu apalagi merasa berdosa. Cuek aja lagi. Ih, kacau bener!

Sobat muda muslim, mungkin semua itu karena saking banyaknya yang melakukan dan nggak ada teguran dari masyarakat yang lain. Bisa jadi, lho. Sebab, manusia itu adakalanya berbuat sebagaimana orang lain melakukan perbuatan tersebut. Apalagi nggak ada teguran dari masyarakat dan pihak keamanan, dijamin makin betah aja berbuat maksiat. Celaka dua belas memang.

Nah, dalam kasus ini, memang diakui juga bahwa dampak budaya rusak itu udah masuk ke dalam pergaulan muda-mudi, khususnya di kota-kota besar.
Jadi kalo ditanyakan, apa yang salah sehingga 97,05% mahasiswi Yogyakarta hilang kegadisannya? Menurut psikolog sosial asal UGM, Mohammad As'ad, hal itu terjadi karena suasana kos-kosan yang mendukung, tanpa kontrol. Demikian sebagaimana dituturkannya kepada detik.com.

"Ini diakibatkan terjadinya pergeseran dalam perilaku permisif atau serba boleh. Dan juga ada perubahan orientasi dalam pengelolaan kos-kosan. Sehingga hubungan induk semang dan penghuni kos hanya bersifat ekonomis yaitu antara penjual dan konsumen, tanpa memperhatikan nilai-nilai sosial yang ada," papar As'ad.
Menurutnya, dulu kalau orang kos di Yogyakarta, hubungan sosialnya sangat dekat dengan pemilik rumah maupun dengan masyarakat. Namun sekarang ini telah berubah. "Dengan pemilik rumah pun kadang-kadang tidak kenal, apalagi dengan warga sekitar," lanjut psikolog sosial ini.

Sobat muda muslim, ini memang pengaruh globalisasi. Buktinya, kelakuan bejat remaja Amrik bisa dengan cepat ditiru oleh remaja negerinya Si Unyil ini. Maklum saja, sekarang kan jaman kuda gigit prosesor, jaman digital. Dengan internet dan parabola semua informasi dunia luar bisa diakses dengan mudah dan bahkan murah. Wajar aja, kalo remaja kita banyak yang kaget dan kemudian latah ngikut budaya mereka dengan sepenuh hati.

Coba, saat kamu mengakses internet, nyaris seluruh informasi dunia luar bisa diserap dengan mudah. Termasuk budaya bejat remaja Barat dalam bergaul dengan lawan jenisnya. Begitupun ketika kamu nongkrongin acara televisi. Mulai dari iklan, sinetron, sampe film, semua memberikan kesan yang bikin otak kamu jadi piktor, alias pikiran kotor. Jadi kamu mikirnya ke "situ" melulu. Bisa gaswat kan?

Celakanya lagi, kalo kamu kemudian merasa ada justifikasi alias pembenaran. Merasa banyak yang berbuat begitu, akhirnya kamu ikutan juga jadi senewen. Ditambah masyarakat sekitar cenderung melakukan ATM, alias Aksi Tutup Mata, seolah nggak melihat bahayanya.

Cinta berarti seks bebas?
Sobat muda muslim, manusia punya potensi kehidupan (thaqatul hayawiyah). Potensi tersebut berupa naluri dan kebutuhan jasmani. Naluri dalam diri manusia ada tiga; naluri mempertahankan diri, naluri melanjutkan keturunan, dan naluri beragama. Keduanya (naluri dan kebutuhan jasmani) berbeda lho dalam pemenuhannya.
Dalam masalah rangsangan pun keduanya berbeda. Kebutuhan jasmani rangsangannya dari dalam. Artinya, kalo perut kita udah merasa lapar, tenggorokan terasa tercekik karena kehausan, maka sudah mutlak kudu dipenuhi. Kalo nggak? Alamat bakalan sakit atau malah koit. Itu artinya rangsangan dari dalam diri kita, dan pemenuhannya mutlak.

Sedangkan naluri, rangsangannya dari luar. Ambil contoh dalam kasus ini naluri melanjutkan keturunan. Salah satunya diwujudkan dengan rasa cinta terhadap lawan jenis. Nah, itu akan muncul kalo ada rangsangan dari luar. Misalnya, kalo kamu udah pernah ketemu seorang cewek cakeup, baik, kiut, imut-imut, dan yang pasti kamu suka. Maka sejak saat itu kamu bakalan salting sekaligus seneng kalo ketemu doi. Rasanya jantungmu bakalan berdetak dua kali lebih kenceng. Makin senang lagi kalo ternyata gayung bersambut, alias doi juga suka sama kamu. Artinya, doi mengharapkan kamu seperti kamu mengharapkan dirinya. Hanya saja, naluri itu pemenuhannya tidak mutlak, alias kalo pun nggak terpenuhi, nggak bakalan sakit apalagi koit. Ya, cuma bikin kamu gelisah doang. Nggak lebih dari itu.

Tapi celakanya, kalo kamu nggak bisa nahan nafsu, bakalan berani mewujudkannya dengan gaul bebas. Akibatnya, boleh jadi kayak kasus mahasiswi Yogya itu. Cinta mereka berlumur noda. Parahnya lagi, kalo teman-teman kita itu ada yang udah nggak peduli lagi dengan kesucian dan kehormatan dirinya. Waduh, itu sih emang udah bejat banget ya? Kasihan.

Ini terjadi karena kita sering kali memahami bahwa cinta itu sama dengan seks. Bila kita jatuh cinta, berarti kita harus berhubungan seks. Itu keliru kawan. Ya, sangat keliru. Emang sih, sebagian besar orang Barat selalu mengidentikan bahwa cinta sama dengan seks. Bercinta dalam istilah mereka berarti bermain seks. Bilang "I love you", dalam 'kamus' sebagian besar remaja Barat adalah "I wan't your sex". Idih serem banget, ya?

Nah, kabar dari Yogya itu emang bikin merinding bulu kuduk lho. Seremnya bukan karena abis nonton film horor, tapi nggak habis pikir kalo ngebayangin kejadian tersebut. Baca beritanya saja udah lunglay, gimana kalo langsung ikutan survei dan dapat jawaban seperti itu, bisa ngejoprak duluan deh.

Situs berita detik.com juga mengutip pernyataan Direktur Eksekutif LSCK PUSBIH Iip Wijayanto yang menyebutkan bahwa pergaulan mahasiswa dan mahasiswi di tempat kos-kosan itu udah parah banget. Agar tidak ketahuan pemilik kos ataupun petugas ronda kampung, responden mengaku mengakali dengan cara memasukkan pasangannya sejak pukul 07.00 WIB dan baru keluar atau pulang pada pukul 21.00 malam. Wacksss?

Sobat muda muslim, pemahaman yang salah tentang cinta mengakibatkan temen-temen remaja berbuat sesuka hatinya. Parahnya lagi, dalam kehidupan sistem kapitalisme seperti sekarang ini, celah-celah atau peluang yang memungkinkan terjadinya 'kegiatan' yang bikin bejat dibuka lebar-lebar. Lihat aja, film, sinetron, novel, musik, tempat hiburan malam, dan tata aturan dalam kehidupan masyarakat kita secara tidak langsung udah ngasih lampu ijo. Makna cinta yang diekspos pun adalah yang berkaitan dengan bagaimana upaya memenuhi gejolak naluri itu.

Celakanya, upaya pemenuhannya nggak memperhatikan aturan dan norma agama. Akibatnya, acapkali berujung dengan hubungan seks di luar nikah. Ih, parah sekuwali tuh. Payahnya lagi, masyarakat di lingkungan kita sebagian besar nggak serius mengajarkan kepada kita bagaimana mengendalikan cinta agar tak berujung di 'tangan hansip' alias kepergok lagi "begituan" oleh petugas siskamling, misalkan. Ih, hina banget?

Emang sih, bila ngikutin pendapatnya Sigmund Freud-ilmuwan Jerman yang kesohor dengan teori psikoanalisa-nya-yang melontarkan pernyataan bahwa libido seksual itu harus disalurkan, bila nggak, bakalan menyebabkan kita sakit atau malah koit. Dan rupanya, banyak yang menerjemahkan 'ocehan' Freud ini dengan serampangan, itu sebabnya muncul pernyataan bahwa cinta identik dengan aktivitas seks. Waduh, bikin berabe tuh!

Bertobat ngapa?
Seorang muslim pantang berputus asa, apalagi dari ampunan dan rahmat Allah. Manusia saja ada yang begitu pengampun, apalagi Tuhannya manusia. Sebesar apapun dosa yang kita lakukan, maghfirah dari Allah jauh lebih besar lagi. Dan kasih sayang Allah mendahului murka-Nya. Dosa perzinaan yang pernah dilakukan, bukanlah dosa yang tak berampun. Kamu bisa bertobat dengan memohon ampunan kepada Allah Swt.

Lalu bagaimana soal 'kesucian' yang sudah hilang? Kawan, dengan tobat yang kita lakukan insya Allah Dia akan memberikan jalan terbaik bagi kita. Bahkan, pasangan hidup yang baik. Yakinlah.

Jika Allah sayang kepada kita karena kita ngikutin aturan-Nya, kelak jodoh yang baik alias sholeh or sholehah akan datang menghampiri. Allah Swt. berfirman: "Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).

Kirim Pesan Pribadi Ke Saya !!!


Your Name
Your Email Address
Subject
Message
Code Verification
captcha
Please enter the text from the code:
[ Refresh Code ] [ What's This? ]
   

Powered byEMF Form Builder
WWW.RICHOKU.CO.CC
  • RICHO
  • PRESENTS
  • WIDGETS
  • TEMPLATES
  • WORM TECHNIQUES
  • INSPIRATIONS

About Me

Foto saya
http://go.richoku.com/tentang-richo

Mau Berlangganan Artikel Gak Penting Di Sini ...

Masukan Alamat Email Anda:

Berlangganan Artikel Via Email Gratis!

Recent Posts

”"
IP
free counters
Google Translate
Arabic Korean Japanese
Chinese Simplified Russian Portuguese
English French German
Spain Italian Dutch

Categories